Emotional Design dalam Dashboard: Mengapa UX Penting dalam Business Intelligence (BI)?

Seberapa berpengaruh Emotional Design dalam Dashboard? Penting banget! Lalu, apakah Dashboard yang kita buat sudah mampu memberikan dampak bagi pengambilan keputusan?  Artikel ini membahas bagaimana emotional design dan UX membantu perusahaan membangun dashboard yang benar-benar dipakai, bukan sekadar dibuat.

Di era digital saat ini perusahaan semakin bergantung pada data untuk mengambil keputusan strategis. Namun, memiliki data yang lengkap dan dashboard yang canggih tidak selalu menjamin keputusan yang lebih baik. Banyak dashboard yang secara teknis sudah benar, tetapi jarang digunakan oleh pengambil keputusan. Di sinilah peran emotional design dan UX (user experience) dalam dashboard menjadi sangat penting.

Fenomena ini menunjukkan bahwa tantangan utama dalam Business Intelligence (BI) bukan hanya pada teknologi dan data, melainkan pada bagaimana data disajikan dan dirasakan oleh pengguna.

Dashboard Bukan Sekedar Tampilan Data

Konsep ini sering terlupakan!

Ketika Teman Artavista sudah mampu membuat dashboard, lalu membuat tampilan visual yang menarik, tugas selanjutnya yaitu menampilkan dashboard yang mampu meyakinkan pengguna. 

Perlu diingat bahwa,

dashboard yang efektif bukan sekedar menampilkan data, tetapi mampu:

  • memberikan gambaran kondisi bisnis secara cepat
  • membantu pengguna memahami prioritas
  • mendorong tindakan yang nyata dan tepat.

Dikutip dari  Holistic  “Sering kali orang mengatakan bahwa mereka membutuhkan dashboard. Namun, sebagian besar waktu, ini sebenarnya tidak tepat. Anda tidak hanya membutuhkan tempat untuk melihat data. Anda membutuhkan sesuatu yang mendorong tindakan. Keduanya terlihat mirip, tetapi sebenarnya berbeda.”

Dengan kata lain, dashboard harus dirancang sebagai alat pengambilan keputusan, bukan hanya sebagai laporan visual semata.

Apa Itu Emotional Design dalam Dashboard?

Emotional design adalah pendekatan desain yang mempertimbangkan respons emosional pengguna saat berinteraksi dengan sebuah produk. Dalam visualisasi data, emotional design ini bertujuan menciptakan pengalaman yang membuat pengguna merasa:

  • mudah memahami data
  • percaya pada informasi yang ditampilkan
  • terdorong untuk mengambil keputusan
dashboard sales artavista
Contoh Dashboard Artavista untuk Tim Sales

Hal yang perlu Teman Artavista ingat, bahwa Dashboard yang baik bukan hanya informatif, tetapi juga memberikan pengalaman yang intuitif dan meyakinkan bagi pengguna.

Kebutuhan Emosional di Balik Dashboard

Pada artikel sebelumnya, kami sudah membahas tentang Tips Membuat Visualisasi Data yang Efektif dan Contoh. Nah, dari artikel tersebut ada satu poin yang tidak boleh dilupakan dalam pembuatan dashboard. Poin tersebut adalah pahami target dan kebutuhan audiens. Seperti apa?

Nah, setiap pengguna dashboard memiliki kebutuhan emosional yang berbeda. Eksekutif, manajer dan tim operasional membutuhkan informasi yang sesuai dengan peran mereka.

  • Bagi eksekutif, dashboard memberikan rasa kontrol terhadap bisnis.
  • Bagi manajer, dashboard membantu memantau kinerja dan mengidentifikasi masalah.
  • Bagi tim operasional, dashboard menjadi panduan kerja sehari-hari.

Dari kebutuhan ini, ketika menyusun dashboard pilihlah data yang dibutuhkan sesuai target audiens, bukan memasukkan semua data yang ada. Dashboard yang tidak mampu memenuhi kebutuhan tersebut, maka meskipun data yang disajikan lengkap, dashboard tetap tidak memberikan nilai bisnis yang optimal.

Peran UX dalam Dashboard Business Intelligence

Menurut Teman Artavista, bagaimana keterkaitan UX dengan Dashboard Business Intelligence? UX dalam dashboard berperan sebagai jembatan antara data dan keputusan bisnis. Semakin baik UX, maka pengguna dashboard akan mudah memahami informasi pada dashboard secara cepat dan tepat, tanpa latar belakang teknis yang mendalam.

Beberapa prinsip UX yang penting dalam dashboard BI meliputi:

  • hierarki visual yang jelas untuk menyoroti KPI utama
  • penyajian data yang ringkas dan relevan
  • konsistensi desain visual
  • interaksi data yang mudah digunakan

Prinsip-prinsip ini membantu perusahaan mengurangi risiko kesalahan interpretasi data dan meningkatkan efektivitas penggunaan dashboard. 

Kesalahan Umum dalam UX Dashboard di Perusahaan

Apa Teman Artavista pernah menjumpai dashboard yang kaya warna, namun sulit sekali dipahami? Pada praktiknya saat training di lapangan dengan berbagai perusahaan dan instansi Tim Artavista sering juga menemui kesalahan ini. Dashboard yang terlalu banyak warna, sehingga sulit dipahami. Nah, berikut kesalahan lain dalam UX Dashboard:

  • terlalu banyak grafik dalam satu halaman
  • tidak ada prioritas KPI
  • penggunaan warna yang tidak konsisten
  • istilah teknis yang sulit dipahami
  • dashboard dibuat tanpa memahami kebutuhan pengguna

Kunjungi juga insight tentang Kesalahan Saat Membuat Dashboard yang Sering Terjadi bahkan di Perusahaan Besar

Dampak Emotional Design terhadap Pengambilan Keputusan Bisnis

Sampai sini, kita sudah memahami keterkaitan antara UX Design yang baik dan Emotional Design. Dashboard yang dibuat dengan pemahaman pada dua konsep ini, sangat memberikan dampak bagi perusahaan, misalnya sebagai berikut:

  • keputusan bisnis lebih cepat dan tepat
  • komunikasi data antar divisi lebih efektif
  • peningkatan produktivitas tim
  • penguatan budaya data-driven

Nah, dampak nyatanya dashboard tidak lagi menjadi sekedar alat pelaporan, tetapi menjadi pondasi dalam pengambilan keputusan bisnis pada perusahaan. 

Contoh Dashboard Hasil Kolaborasi Artavista dengan Pupuk Indonesia

Artikel kami sebelumnya, juga membahas tentang data driven kunjungi Data-Driven HR Decisions: Cara HR Mengubah Data Jadi Keputusan Strategis

Artavista Membantu Perusahaan Membangun Dashboard Berbasis UX dan Emotional Design

Artavista mengembangkan solusi dashboard dengan pendekatan yang mengintegrasikan aspek data, design, bisnis dan pengalaman pengguna. Setiap dashboard dirancang berdasarkan kebutuhan spesifik perusahaan dan divisi, sehingga mampu memberikan insight yang relevan dan mudah dipahami. Pendekatan yang Artavista lakukan meliputi:

  • analisis kebutuhan bisnis
  • desain dashboard berbasis UX
  • implementasi tools seperti Power BI, Tableau, Looker, dan Excel
  • pelatihan visualisasi data untuk tim perusahaan

Dengan pendekatan ini, dashboard yang dibangun tidak hanya informatif, tetapi juga relevan dan mudah digunakan oleh berbagai divisi.

Kalau Teman Artavista penasaran dan ingin dapatkan insight seputar dashboard yang sesuai dengan konsep emotional design, Anda bisa kunjungi Dashboard Artavista.

Kesimpulan: Dashboard yang Baik Tidak Hanya Informatif, tetapi Emosional

Emotional design dan UX adalah faktor kunci yang membedakan dashboard biasa dengan dashboard yang benar-benar dipakai. Dashboard yang dirancang dengan baik mampu mengubah data menjadi insight yang bermakna dan mendorong pengambilan keputusan yang lebih efektif.

Dalam era data-driven, perusahaan tidak hanya membutuhkan data, tetapi juga cara yang tepat untuk memahami dan menggunakannya.

dashboard power bi pertamina
Contoh Dashboard Hasil Kolaborasi Artavista dengan Pertamina Patra Niaga

Yuk Bangun Dashboard Visualisasi Data yang Mudah Dipahami dan Bisa Dipakai Secara Efektif!

Ingin membangun dashboard yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga efektif untuk pengambilan keputusan dalam perusahaan?

Artavista menyelenggarakan Training, Workshop atau Pelatihan Visualisasi Data dengan Excel, Power BI, Looker Studio hingga Tableau untuk semua divisi di perusahaan Anda di seluruh wilayah Indonesia baik online maupun offline. Tidak hanya itu saja, kami juga menyediakan pelatihan Figma dan Canva. Kontak kami di 0857-3556-4417 untuk konsultasi gratis serta dapatkan informasi lebih lengkap.

Di masa depan, perusahaan yang unggul bukan yang punya banyak data,
tetapi yang mampu mengubah data menjadi keputusan cepat dan akurat.
Itulah misi utama Artavista.

Popular Tags :

Tingkatkan Kapabilitas Tim Anda Sekarang

Kami siap membantu perusahaan Anda merancang program pelatihan dan sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.