Sebenarnya apakah Power BI, dashboard Power BI hingga bagaimana cara membuat dashboard sales? Ikuti ulasannya di artikel ini.
Power BI adalah tools business intelligence dan visualisasi data dari Microsoft yang saat ini semakin populer dengan berbagai kelebihannya. Alat ini memungkinkan analisis data dan penyajian data dalam bentuk visual yang menarik.
Perlu Teman Artavista tahu, dalam dunia industri dan perusahaan, Power BI menjadi tools yang harus dikuasai baik oleh karyawan entry level maupun profesional loh.
Apa Itu Power BI?

Melansir dari Simplilearn, Power BI adalah tools analisis dan visualisasi data dari Microsoft yang memungkinkan para profesional untuk memproses, menganalisis, dan memvisualisasikan data dalam jumlah besar. Tools ini membantu dalam menemukan wawasan, membuat kesimpulan dan membagikan hasil dalam bentuk laporan atau dashboard kepada berbagai departemen di perusahaan.
Dengan fitur drag-and-drop yang mudah digunakan dan berbagai visualisasi data interaktif, Power BI memudahkan pengguna untuk membuat laporan dan dashboard yang menarik.
Fitur Power BI
Penggunaan Power BI untuk dashboard pasti tidak terlepas dari beragam fitur yang tools ini tawarkan bukan? Inilah beberapa fiturnya:
1. Antarmuka yang User-Friendly
Menggunakan tampilan berbasis Microsoft Office 365, Power BI memiliki antarmuka yang intuitif dan mudah dipahami, bahkan untuk pemula sekalipun. Yap, meskipun Anda baru belajar tampilannya cukup user friendly loh.
2. Mendukung Banyak Sumber Data
Anda dapat mengolah data dari berbagai sumber seperti Excel, Text/CSV, JSON, SQL Server, IBM DB2, dan MySQL.
3. Integrasi dengan Bahasa Pemrograman R
Power BI dapat terhubung dengan bahasa R untuk analisis lanjutan dan mendukung berbagai fungsi Data Analysis Expressions (DAX).
4. Terintegrasi dengan Microsoft Azure
Power BI memiliki integrasi fungsional dengan platform cloud Microsoft Azure, sehingga Anda dapat menganalisa pola dan wawasan dalam dataset.
Apa Itu Dashboard Power BI?
Dashboard Power BI adalah dokumen satu halaman, sering disebut sebagai canvas, yang di dalamnya berisi visualisasi data yang terdiri dari berbagai grafik dan diagram. Dari visualisasi inilah, audiens atau pengguna dapat menemukan pola atau cerita.
Dashboard yang dirancang dengan baik hanya menampilkan poin-poin penting karena terbatas pada satu halaman saja. Tidak mungkin kan informasi yang kurang relevan ada pada dashboard? Nantinya, audiens akan makin sulit menganalisa data.
Visualisasi interaktif serta real-time juga merupakan daya tarik tersendiri dari Dashboard Power BI.
Cara Membuat Power BI Dashboard Sales
Dari tadi kita sudah ngomongin dashboard, visualisasi data dan Power BI nih. Nah, sekarang kita lanjut ke studi kasus Dashboard Sales dengan Power BI.
Sebagai contoh, kita akan menggunakan dataset penjualan yang berisi informasi penjualan produk di seluruh Amerika Serikat. Dataset ini mencakup berbagai detail pelanggan, seperti nama pelanggan, tanggal pemesanan dan pengiriman, nama produk, kategori dan subkategori produk, keuntungan, dan lain-lain.
Yuk ikuti langkah-langkahnya!
Berikut adalah dataset yang akan kita gunakan untuk membuat dashboard:

Langkah pertama, kita akan membuat tiga card terpisah untuk menghitung total penjualan, keuntungan dan jumlah produk yang terjual. Dari panel visualisasi di sebelah kanan, klik “card”, untuk membuat kartu kosong.

Tarik kolom sales ke bagian fields, yang akan menampilkan total penjualan dari semua produk. Anda dapat menyesuaikan elemen card ini, misalnya ingin mengubah ukuran font, warna nilai dan menambahkan judul pada card.
Dua card lainnya, dapat kamu sesuaikan dengan cara yang sama seperti di atas dengan menarik kolom yang sesuai ke bagian fields.
Selanjutnya, kita akan menambahkan slicer ke visualisasi data untuk memfilter data berdasarkan kolom “Order Date”. Slicer ini berfungsi untuk mempermudah dalam menyaring data dan menampilkan informasi sesuai kebutuhan. Nah, seperti ini tampilannya.

Misalnya, jika Anda ingin memvisualisasikan dan menganalisis penjualan dan keuntungan selama beberapa tahun tertentu, Anda dapat membuat grafik Line and Stacked Column Chart.
- Pilih Line and Stacked Column Chart dari panel visualisasi.
- Tarik kolom “Order Date” ke bagian “Shared Axis”.
- Letakkan kolom “Sales” di bagian “Column” values, dan kolom “Profit” ke bagian “Line” values.
Grafik akan langsung dibuat. Anda juga dapat mengedit warna batang dan garis melalui tab format.

Dalam grafik tersebut, batang (bars) mewakili penjualan, sedangkan garis (line) mewakili keuntungan. Grafik ini menunjukkan bahwa penjualan dan keuntungan tertinggi terjadi pada tahun 2017. Sampai sini masih mudah bukan?
Fitur Power BI Desktop sangat beragam, sekarang kita akan coba untuk drill down ke dalam data, dari sini Anda dapat memvisualisasikan grafik berdasarkan kuartal, bulan, atau hari. Nah, fitur ini tersedia di bagian atas saat Anda membuka grafik tertentu.

Dari visualisasi di atas, kita dapat melihat bahwa penjualan tertinggi terjadi pada bulan November.
Anda juga dapat menambahkan label ke grafik dengan cara:
- Klik tab “Format”.
- Aktifkan opsi data labels untuk menampilkan nilai pada grafik.

Label ini akan memberikan informasi lebih detail pada setiap elemen grafik, pastinya sangat bermanfaat ketika audiens mencari informasi tertentu.
Sekarang, mari kita buat grafik Clustered Column Chart untuk menganalisis penjualan tahunan dan kuartalan. Ikuti langkah-langkah berikut:
- Dari menu Visualizations, pilih “Clustered Column Chart.”
- Tambahkan kolom “Year” ke bagian Axis.
- Letakkan kolom “Quarter” ke bagian Legend.
- Masukkan kolom “Sales” ke bagian Value.

Dari grafik di atas apa yang dapat Teman Artavista tangkap? Grafik tersebut menunjukkan bahwa kuartal pertama setiap tahun memiliki angka penjualan terendah, sedangkan kuartal keempat konsisten menjadi yang tertinggi.
Selanjutnya, kalau Anda ingin mengubah warna grafik tinggal pilih tab Format. Komposisi warna akan sangat berpengaruh agar visualisasi menarik dan mudah dipahami.

Sekarang, mari kita sama-sama analisis penjualan untuk setiap negara bagian di AS menggunakan Filled Map. Berikut langkah-langkahnya:
- Pilih Filled Map dari panel visualisasi.
- Tambahkan kolom “State” ke bagian Location.
- Tarik kolom “Sales” ke bagian Tooltips.
- Untuk mengubah warna, klik tab Format, pilih Data Colors, lalu atur skema warna menggunakan Conditional Formatting sesuai rentang nilai penjualan.
Dari peta tersebut kita akan mudah mendapatkan insight, bahwa:
- Hijau menunjukkan negara bagian dengan penjualan terendah.
- Oranye atau Merah menandai negara bagian seperti California, Texas, dan New York, yang memiliki penjualan tertinggi.

Dari step-step yang Teman Artavista lakukan sebelumnya, hasil Dashboard Power BI seperti ini. Dashboard ini berisi cards, slicers, line & clustered column charts, clustered bar charts, dan filled maps untuk memberikan gambaran komprehensif tentang penjualan. Gimana mudah bukan?
Selanjutnya, mari kita buat Donut Chart untuk menganalisis penjualan dan keuntungan berdasarkan segmen.
Langkah-Langkah:
- Dari panel visualisasi, pilih Donut Chart.
- Tambahkan kolom Segment ke bagian Legend.
- Tarik kolom Sales ke Values dan kolom Profit ke Tooltips.

Dari visualisasi donut chart tersebut, kita bisa simpulkan segmen konsumen memiliki penjualan dan keuntungan tertinggi, sedangkan segmen home office dengan keuntungan terendah. Sama seperti elemen lainnya, Anda juga bisa mengatur warna dan format visualisasi agar makin menarik.

Nah, berikut hasil Power BI Dashboard Sales dari langkah-langkah yang telah Teman Artavista lakukan dari awal. Dashboard ini berkontribusi besar dalam menetapkan strategi pemasaran dan penjualan yang dilakukan oleh berbagai divisi di perusahaan mulai dari tim sales, marketing, keuangan, manajemen dan divisi lainnya.
Okey sampai sini dulu artikel terkait Power BI Dashboard Sales, semoga Teman Artavista bisa dapatkan insight baru!
Bagaimana Anda tertarik untuk meningkatkan keahlian mengolah dan memvisualkan data menggunakan Power BI? Kami siap mengadakan pelatihan atau workshop membuat dashboard yang dirancang khusus untuk kebutuhan perusahaan Anda. Workshop ini bisa secara online maupun offline loh!
Tidak hanya Power BI, kami juga menyediakan training terkait business intelligence dan Visualisasi dengan Excel, Looker Studio hingga Tableau.
Hubungi kami sekarang di 0857 0713 2649 untuk mendapatkan penawaran terbaik. Jangan lewatkan kesempatan untuk membawa tim Anda ke level berikutnya!